Hai Bunda! Dalam memilih dokter kandungan yang tepat masih banyak orang bingung. Perlu diketahui bahwa dokter memiliki peranan yang penting selama masa kehamilan. Lantas bagaimana cara memilih dokter kandungan yang tepat?
Dokter ini disebut juga dengan istilah obgyn atau dokter spesialis obstetri dan ginekologi. Peranan dokter obgyn diantaranya membantu memeriksakan ibu hamil dan di masa persalinan.
Tips Memilih Dokter Kandungan
Pembahasan mengenai sistem reproduksi memang sangat sensitif dan kurang nyaman untuk dibicarakan. Inilah yang menjadi penyebab menemui dokter kandungan bisa menimbulkan rasa gugup dan malu bagi sebagian orang.
Padahal memeriksakan organ reproduksi secara teratur walaupun diluar masa kehamilan, adalah untuk menjaga sistem reproduksi dalam keadaan sehat. Oleh sebab itu sangat penting bagi kamu yang mengalami hal serupa untuk memilih dokter kandungan yang tepat. Berikut ini beberapa tips yang bisa kamu pakai untuk memilih dokter kandungan yang ideal.
1. Mencari rekomendasi
Hal yang wajar bila kamu tidak ingin sembarang orang menyentuh bagian paling pribadi. Sehingga penting bagi kamu untuk menemui dokter kandungan yang bisa dipercaya. Untuk itu kamu bisa mendapatkannya dengan cara mencari rekomendasi pada orang-orang terdekat, hingga meminta dokter umum dalam merekomendasikan teman sejawatnya.
Kemudian ketahui pola preferensi secara jelas. Misalnya kamu lebih nyaman diperiksa oleh dokter perempuan dibandingkan dengan dokter laki-laki, atau menyukai dokter yang penyabar,ramah. Untuk itu kamu juga perlu mencari informasi di internet dalam mencari dokter kandungan yang paling banyak direkomendasikan.
2. Perhatikan riwayat kesehatan kamu
Jika kamu memiliki riwayat penyakit kritis. Seperti misalnya gangguan jantung, diabetes, tekanan darah tinggi ataupun komplikasi yang membutuhkan penanganan khusus maka sebaiknya mencari dokter yang berpengalaman dalam menangani pasien dengan penyakit tersebut.
Penyakit tersebut akan membuat kamu dalam resiko yang cukup besar di saat sedang hamil dan melahirkan. Dengan pertimbangan tersebut maka ada baiknya untuk memasukkan faktor riwayat kesehatan pribadi dalam faktor yang mempengaruhi pilihan rumah sakit bersalin.
3. Amati visi dan misi dokter
Selanjutnya adalah dengan mengamati visi dan misi dokter kandungan. Hal ini penting agar tidak bertentangan dan tidak terjadi konflik di kemudian hari.
Selain itu kamu juga bisa mencermati bagaimana perspektif dan cara dokter dalam mengambil putusan terkait persalinan caesar dan normal, Inisiasi Menyusui Dini dan hal lain yang menyangkut kehamilan dan persalinan. Visi dan misi yang sejalan antara dokter dan pasien membuat kedua belah pihak merasa nyaman dan tenang.
4. Cek kenyamanan kamu
Penting sekali untuk memilih dokter kandungan yang membuatmu merasa nyaman saat berkonsultasi. Ada kriteria dasar yang bisa dijadikan kenyamanan, yaitu pasien bisa dengan nyaman saat mengajukan pertanyaan. Dan dokter akan menjelaskan jawaban yang mudah dipahami pasien. Dokter juga bisa menjadi pendengar yang baik dan menghormati keputusan pasien.
5. Keputusan yang diambil dokter
Perhatikan setiap keputusan yang diambil oleh dokter dan evaluasi dari setiap hasil pertemuan dengan dokter tersebut. Adakah pro-kontra dari kebijakan yang diambil di kalangan dokter obgyn tersebut. Kamu berhak untuk membahasnya dengan spesialis obgyn supaya lebih memahami arah kebijakan yang diambil dokter tersebut agar mempunyai sudut pandang yang sama.
6. Perhatikan lokasi dan fasilitas
Pilih obgyn yang praktiknya mudah dijangkau dari rumah atau kantor. Kemudahan akses menjadi sangat penting, terutama saat menghadapi situasi darurat atau saat harus menjalani pemeriksaan berkala. Selain itu, perhatikan fasilitas rumah sakit atau klinik tempat dokter tersebut berpraktik, termasuk kualitas ruang bersalin dan layanan penunjang lainnya.
7. Evaluasi pengalaman dan kredensial
Pengalaman dokter akan sangat berpengaruh terhadap kualitas layanan yang diberikan. Kamu bisa mencari informasi tentang latar belakang pendidikan, sertifikasi, serta pengalaman menangani kasus-kasus serupa dengan kondisimu. Obgyn dengan pengalaman luas biasanya lebih siap menghadapi berbagai situasi yang mungkin terjadi selama perawatan.
8. Ketahui pendekatan terhadap kehamilan dan persalinan
Setiap obgyn memiliki pendekatan yang berbeda terhadap kehamilan dan persalinan. Ada dokter yang lebih konservatif dan ada yang lebih fleksibel dalam menerima preferensi pasien. Seperti keinginan melahirkan normal atau penggunaan metode persalinan tertentu. Pastikan pendekatan dokter sesuai dengan harapan untuk menciptakan pengalaman yang positif.
9. Pastikan kesesuaian antara asuransi dan biaya
Sebelum memutuskan, periksa apakah dokter dan rumah sakit tempatnya praktik bekerja sama dengan perusahaan asuransi yang kamu miliki. Tanyakan juga tentang estimasi biaya untuk konsultasi, pemeriksaan rutin, hingga prosedur persalinan, agar kamu dapat merencanakan keuangan dengan lebih baik.
10. Kenali kebutuhan pribadi
Penting sekali untuk tahu kebutuhan kesehatan. Apakah kamu sedang merencanakan kehamilan, membutuhkan pemeriksaan rutin atau memiliki kondisi medis tertentu. Dengan memahami kondisi maka akan mudah dalam menemukan dokter dengan keahlian yang sesuai. Misalnya spesialisasi dalam kehamilan yang berisiko tinggi atau gangguan reproduksi.
Kapan waktu yang tepat untuk memeriksakan ke dokter kandungan?
Bagi yang ingin memeriksakan kesehatan reproduksi maam tak perlu menunggu sampai kamu hamil. Berdasarkan rekomendasi, remaja wanita berusia 13-15 tahun atau yang sudah aktif secara seksual dapat memeriksakan diri pada dokter obgyn dalam waktu berkala sesuai kebutuhan serta anjuran dokter.
Dan untuk pemeriksaan oleh dokter kandungan biasanya dilakukan setahun sekali. Kamu bisa gunakan kesempatan ini untuk menanyakan berbagai hal yang berpotensi mengganggu sistem reproduksi mulai dari siklus dan menstruasi yang tidak teratur dan masalah seks.
Banyak manfaat yang bisa kita dapatkan jika memeriksakan menggunakan jasa dokter kandungan dalam menangani persalinan atau gangguan reproduksi. Yang pertama, dokter kandungan mempunyai kapabilitas karena sudah menempuh pendidikan keahlian. Sehingga sudah seharusnya dalam memeriksakan dan menangani macam-macam kondisi dan penyakit seputar alat reproduksi.
Dokter kandungan juga mampu mendeteksi dan memberi penanganan yang sistematis terkait dengan masalah pada organ reproduksi. Selain itu dokter kandungan juga dapat melakukan pemeriksaan penunjang menggunakan bantuan alat seperti USG agar lebih mengetahui secara pasti kondisi sistem reproduksi ataupun kehamilan.
Apabila sewaktu-waktu dibutuhkan, dokter kandungan bisa melakukan operasi caesar dan kuret. Dan bagi kamu yang menginginkan persalinan dengan campur tangan medis yang minimal termasuk penanganan dari dokter kandungan, harap diingat dan pastikan bahwa kamu tidak sedang mengalami kehamilan dengan komplikasi dan resiko tinggi karena keduanya wajib ditangani oleh dokter kandungan demi keselamatan ibu dan bayi.
Jika di dalam berkonsultasi kamu merasa kurang cocok maka bisa mencari dokter kandungan lainnya yang lebih sesuai dan ideal. Namun kamu harus bersikap yang realistis terutama terkait dengan layanan dokter kandungan yang diberikan. Tujuannya supaya kamu tidak perlu berganti-ganti dokter yang nantinya bisa mempersulit pemeriksaan terkait dengan kondisi kesehatan kamu. (sta)
Comment