Ketika anak sudah memasuki usia dewasa, maka kebutuhan emosional mereka akan mengalami perubahan. Di usia ini, mereka tidak selalu memerlukan nasihat yang panjang atau aturan yang ketat, justru mereka lebih memerlukan kehadiran Bunda yang bisa memahami dan mendengarkan. Karena itu, ada beberapa ungkapan bermakna yang bisa menguatkan anak dewasa yang bisa Bunda pilih.
Ungkapan Bermakna yang Bisa Menguatkan Anak Dewasa dari Orang Tua
Daripada harus memberikan nasihat-nasihat panjang yang tidak mudah dipahami, alangkah baiknya Bunda bisa melakukan pendekatan dengan memberikan beberapa ungkapan. Ya, ada beberapa ungkapan bermakna yang bisa menguatkan anak dewasa dari orang tua yang dapat dicoba berikkkut ini :
1. “Maafkan Bunda”
Mungkin terdengar sepele, tapi kalimat ini justru sangat berarti. Mereka mungkin saja membawa luka kecil dari masa lalu, baik itu tanpa disadari maupun tidak. Bisa jadi karena pernah dimarahi, disalahpahami saat Bunda merasa lelah atau bahkan tidak mendapat ruang untuk mengungkapka perasaan.
Dengan ungkapan ini, perasaan anak Bunda merasa dihargai. Mereka melihat jika Bunda ingin membuka ruang dialog serta bersedia untuk memperbaiki hubungan tanpa defensif. Tentu saja ini bukan untuk menyalahkkan Bunda, melainkan tentang pengakuan bahwa setiap hubungan pasti bisa tumbuh lebih baik.
Ungkapan “Maafkan Bunda” bisa mencairkan jarak yang mungkin telah terbentuk selama bertahun-tahun.
2. “Bunda Bangga Padamu”
Anak dewasa biasanya kerap membandingkan dirinya bersama orang lain, teman seangkatan, saudara, hingga standar masyarakat. Tidak sedikit dari mereka hidup dengan bayang-bayang ketakutan untuk mengecewakan kkeluarganya atau takut gagal.
Saat Bunda mengucapkan “Bunda bangga Padamu”, ini artinya memberikan validasi kepada anak. Hal ini tentu saja membuat mereka merasa nyaman dan tenang. Anak merasa lebih dihargai bukan hanya berdasarkan hasil akhirnya saja, melainkan dari usaha maupun proses yang dijalani.
Meskipun hidup seringkali tidak sesuai rencana, namun kalimat ini justru bisa membuat mereka semakin percaya diri.
3. “Dulu Bunda Juga Sedang Berjuang”
Kalimat ini sebenarnya menunjukkan sisi manusiawi dalam diri Bunda. Tentu saja tidak ada seorang pun yang menjalani hidup tanpa tantangan, termasuk orang tua. Tidak sedikit orang tua memendam masalah mereka karena kurangnya dukungan, tekanan ekonomi, atau kurangnya edukasi mengenai masalah mental.
Saat Bunda jujur mengatakan bahwa di masa lalu penuh perjuangan, maka anak dewasa dapat memahami jika semua hal yang terjadi di masa lalu bukan dikarenakan kurang kasih sayang, melainkan kondisi yang saat ini bisa dikatakan sulit.
4. “Kamu Mau Bunda Memberi Saran atau Mendengarkan?”
Kalimat ini sebenarnya sangat realistis sekaligus bisa membuka komunikasi secara dewasa. Terkadang, anak dewasa tak selalu menginginkan sebuah solusi. Tidak sedikit pula dari mereka yang hanya ingin bercerita tanpa disalahkan. Ketika Bunda bertanya seperti ini, maka anak akan merasa dihargai sebagai seseorang yang bisa berpikir sekaligus mengambil keputusan sendiri.
Selain itu, ungkapan tersebut juga membuat komunikasi lebih nyaman, sekaligus meminimalisir kemungkinan untuk memberikan saran yang tidak diinginkan. Melalui cara ini, maka hubungan Bunda bersama anak akan semakin baik.
5. “Kamu Memilih Jalan Hidup Berbeda, dan Itu Tidak Apa-apa”
Tentu saja anak yang hidup di zaman sekarang berbeda dengan generasi dulu. Seperti bagaimana membangun keluarga, cara mencari pekerjaan hingga menjalani kehidupan. Mungkin saja, anak Bunda lebih memilih bekerja di rumah, mengejar karier secara kreatif, pindah ke luar kota atau lebih lambat menikah dari generasi sebelumnya.
Jika Bunda menghargai semua perbedaan tersebut, maka anak akan merasa diterima apa adanya. Merka merasa tidak harus memenuhi ekspektasi atau standar tertentu untuk membahagiakan Bunda. Dengan mengucapkan kalimat ini, dapat memberikan keleluasaan bagi anak untuk menjadi seseorang yang kuat tanpa merasa takut dihakimi. Sehingga mereka merasa menjadi pribadi yang utuh.
6. “Terima Kasih Sudah Berusaha”
Ungkapan bermakna yang bisa menguatkan anak dewasa yang bisa Bunda ucapkan lainnya adalah “Terima Kasih Sudah Berusaha”. Kalimat ini tentunya sangat relevan di zaman sekarang. Anak dewasa kerapkali menjalani kehidupan penuh tekanan, seperti persaingan yang ketat, pekejaan tak menentu, kondisi finansial, hingga kesehatan mental.
Jika Bunda berkata dengan kalimat ini, maka anak akan merasa bahwa perjuangan mereka diakui. Hal ini membuat mereka merasa dihargai, tidak sendirian dan merasa dilihat. Dengan kalimat sederhana ini tentunya bisa menjadi penenang ketika mereka sedang lelah.
7. “Bunda Selalu Ada Untukmu”
Memberikan kalimat ini kepada anak dewasa juga bisa memberikan rasa yang aman bagi mereka. Tidak peduli berapa usia mereka, anak tetap memerlukan tempat untuk pulang secara emosional. Kehadiran Bunda tentu saja sangat dintantikan dan bukan untuk mengatur kehidupan mereka, melainkan untuk menjadi tempat yang memberikan kenyamanan.
Terkadang anak yang sudah dewasa tidak meminta apapun, mereka hanya ingin mengetahui bahwa ada sosok yang dapat mereka andalkan sebagai sandaran. Kalimat “Bunda Selalu Ada Untukmu” juga bisa memberikan kekuatan mental yang luar biasa.
Bunda, meskipun mungkin 7 ungkapan di atas sederhana, namun maknanya sangat mendalam bagi anak. Anak yang sudah berusia dewasa tidak lagi memerlukan arahan yang ketat, justru mereka lebih membutuhkan kehadiran Bunda yang hangat, kata-kata dan rasa empati yang membuat mereka merasa diterima tanpa syarat. (mta)
Comment