Mom's Life
Home » Blog » Anak Susah Makan? Coba Teknik ini Agar Makan Jadi Menyenangkan

Anak Susah Makan? Coba Teknik ini Agar Makan Jadi Menyenangkan

Anak Susah Makan (21-05-2026). Foto : Pexels

Hai bunda! Pernahkah si Kecil susah makan? Tentunya ini sangat menjengkelkan sekali ya. Karena itu Bunda perlu teknik agar anak doyan makan. Tapi terkadang teknik yang sering dipakai tidak berhasil. Nah, Bunda jangan bingung lagi, karena artikel ini akan membahas teknik yang bisa dipakai agar anak kembali makan dengan lahap.

Penyebab Anak Susah Makan

Sebelum membahas mengenai teknik yang dipakai agar anak mulai makan dengan lahap, sebelumnya Bunda ketahui dulu apa saja penyebab anak susah makan yang sering terjadi.

1. Pilih-pilih makanan

Anak susah disebabkan karena tidak menyukai rasa dan tekstur tertentu. Jadi si kecil lebih memilih makanan yang sudah dikenal baik oleh lidah. Terkadang ada pula yang menolak segala jenis makanan dalam kelompok makanan tertentu. Contohnya nasi, anak tidak menyukainya dan lebih memilih roti atau mie sebagai karbohidrat. Hal ini terjadi karena Bunda terlambat pengenalan makanan serta variasi tekstur makanan ada masa menyapih serta masalah pada pemrosesan sensorik.

2. Terlalu sering ngemil

Apakah anak doyan ngemil? Tahukah Bunda kalau anak terlalu suka ngemil nafsu makan akan berkurang. Karena anak akan kenyang dahulu sebelum makan.

Ada orang tua yang sebagian “menyogok” dengan memberikan cemilan saat ia mau makan. Padahal cemilan dengan rasa yang manis tidak kaya akan gizi malah bisa mengganggu menu bergizi seimbang.

11 Fungsi Silica Gel yang Jarang Diketahui

3. Bosan dengan menu

Sama halnya seperti orang dewasa, anak juga kadang merasa bosan dengan menu yang itu-itu saja tanpa ada variasi. Menu yang sama biasanya kurang bervariasi dari segi rasa, tekstur, warna dan pemilihan bahan makanan.

Ketika anak bosan, ia tidak mendapatkan pengalaman yang menyenangkan ketika makan. Sehingga ia ingin segera mengakhiri jam makannya dan anak menjadi susah makan

4. Lingkungan dan suasana makan

Suasana makan si Kecil akan mempengaruhi nafsu makannya. Contohnya ketika anak makan sambil menonton televisi atau sambil bermain maka akan lebih menyukai menonton dan bermain dibandingkan aktivitas makan.

Dan ketika anak terus menerus dipaksa makan bisa memicu susah makan. Hal ini membuat memori anak menjadi buruk tentang waktu makan.

5. Pola asuh yang terlalu menekan

Jika bunda terlalu cemas tentang makan si Kecil justru akan membuat anak menjadi susah makan. Kekhawatiran orangtua dalam mengontrol porsi makanan anak secara berlebihan akan membuat si kecil kurang mengeksplorasi berbagai jenis makanan.

Stretch Mark Bisa Pudar dengan Minyak Zaitun? Ini Faktanya

Teknik untuk mengatasi Anak yang Susah Makan

Dibawah ini ada beberapa cara yang bisa Bunda gunakan untuk mengatasi anak yang susah makan.

1. Pilih jadwal yang tepat

Cek apakah selama ini Bunda memberi makan si Kecil tidak beraturan waktunya? Jika tidak maka sebaiknya hal itu tidak dilakukan lagi.

Jangan jadwalkan waktu makan terlalu dekat dengan waktu tidur anak. Karena anak yang mengantuk dan gelisah cenderung sulit untuk tenang dan makan dengan baik.

Menjadwalkan makan terlalu dekat dengan watu tidur bisa menjadi tantangan tersendiri. Pastikan Bunda untuk memberikan cukup waktu antara kegiatan makan dan tidur supaya anak mempunyai energi dan perut yang cukup tenang untuk makan dengan nyaman.

2. Sajikan makanan dengan menarik

Bunda bisa mencoba untuk menyajikan makanan anak dengan menarik, misalnya dengan membentuk nasi putih yang akan disajikan dengan bentuk yang menarik.

Hati-Hati! Ini Kandungan Skincare Berbahaya untuk Ibu Hamil

Selain itu Bunda juga bisa menyiapkan sayuran yang berwarna hijau atau kuning supaya makan terlihat menjadi lebih berwarna dan menarik.

Selain itu bisa juga dengan berkreasi membentuk sayuran atau lauk lainnya dengan bentuk yang lebih menarik. Dan untuk buah dan sayur sebaiknya disajikan dalam bentuk potongan-potongan kecil yang lebih memudahkan anak ketika mengkonsumsi makanan tersebut.

3. Ajak anak menyiapkan makanan bersama

Ketika anak terlihat kurang menyukai makanan, ajaklah anak untuk menyiapkan menu makan bersama. Mulai dari mengajak anak berbelanja sayur dan bahan makanan lain, kemudian membersihkan sayuran  sampai dengan menghidangkan makanan untuk dikonsumsi.

Sehingga anak akan lebih bahagia untuk menikmati makanan yang dibuat bersama karena mempunyai peran dan dihargai dalam keluarga. Setelah jam makan selesai, Bunda juga bisa mengajak anak untuk membersihkan meja makan.

4. Biarkan anak memilih menu makanan yang dikonsumsi

Cara lain agar anak menjadi doyan makan adalah dengan membiarkan anak untuk memilih makanan yang aman dikonsumsinya. Ini bisa diterapkan untuk mencegah rasa bosan terhadap makanan yang disiapkan oleh Bunda. Selain itu bunda juga bisa menanyai anak mengenal seberapa banyak makanan yang kuingin dikonsumsi di waktu maan tertentu.

5. Pahami gaya makan anak

Setiap anak mempunyai gaya makan sendiri, termasuk cara makannya. Setiap anak mungkin membutuhkan lebih banyak atau lebih sedikit makanan di waktu yang berbeda  setiap harinya. Jadi mungkin untuk sementara akan lebih sedikit untuk makan malamnya, namun bisa jadi anak akan lebih banyak makan ketika sarapan atau makan siang.

Untuk kondisi tertentu, anak menjadi tidak selera makan. tentunya ini persoalan lain. Dan untuk memastikannya Bunda bisa memeriksakannya ke dokter.Untuk bisa mengetahui penyebab pastinya kenapa anak susah makan.

Selain kemungkinan penyakit tertentu, perubahan yang  tiba-tiba juga bisa menjadi penyebab anak susah makan. Contohnya keluarga pindah rumah atau mengunjungi kota baru dan lain-lain.

Dampak jika Anak Susah Makan

Makan merupakan sumber nutrisi penting bagi anak. Kebiasan memilih makan bisa menimbulkan masalah kesehatan serius bagi anak. Anak yang susah makan, pemilih makanan dan hanya mengonsumsi makanan tertentu menyebabkan defisiensi nutrisi.

Adapun dampak yang ditimbulkan jika anak susah makan yaitu :

  • Berkurangnya konsentrasi dan energi anak, akibatnya anak menjadi kurang aktif dalam mengeksplorasi lingkungan
  • Berkurangnya kemampuan kognitif
  • Sistem kekebalan tubuh melemah, semakin sulit melawan penyakit dan berbagai infeksi
  • Bertambahnya risiko masalah berat badan, seperti kurang berat atau kelebihan berat badan
  • Masalah pada gigi, terutama jika anak hanya mau makan makanan ringan atau makanan manis.

Ketika anak susah makan selain berdampak pada kesehatan juga berdampak pada situasi orang tua. Orangtua akan merasa cemas dan stres karena tidak bisa memenuhi kebutuhan makan anak sesuai anjuran. Ditambah jika anak merespons negatif saat dibujuk untuk makan.

Pencegahan Anak Susah Makan

Dibawah ini beberapa langkah yang dapat digunakan untuk menghindari masalah anak susah makan :

  • Mengenakan berbagai macam makanan sejak dini. Bunda bisa memmelai memvariasikan makanans ejakk bayi mulai dari MPASI.
  • Menciptakan kebiasaan makan yang sehat. ajarkan anak makan yang teratur serta hindari cemilan yang tidak sehat.
  • Memberikan contoh yang baik. Orang tua memiliki peran penting dalam pemberian makanan sehat. Dengan contoh yang baik, anak pastinya akan meniru kedua orang tuanya.
  • Hindari memberikan tekanan. Jangan sesekali memaksa anak untuk makan makanan yang tidak disukai.
  • Menciptakan suasana makan yang menyenangkan.jadikan waktu makan. (sta)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *