Inpirasi
Home » Blog » Marina Budiman : Profil Ratu Data Center dan Wanita Terkaya Indonesia 2026

Marina Budiman : Profil Ratu Data Center dan Wanita Terkaya Indonesia 2026

Marina Budiman (27-05-2026). Foto : Istimewa

Hai Bunda! Siapakah Marina Budiman? Ia adalah wanita terkaya di indonesia yang kekayaannya mencapai Rp 87.8 Triliun. Nama Mariana Budiman mencuat sebagai salah satu dari 10 orang terkaya di Indonesia, versi majalah bisnis Forbes.

Melansir Kompas, Marina Budiman dikenal sebagai pengusaha teknologi.

Di usianya yang menginjak 61 tahun, Marina Budiman memiliki kekayaan bersih sebesar USD 1,04 miliar atau setara dengan Rp16,2 triliun.

Ia juga berhasil menempati posisi ke-7 orang terkaya di Indonesia versi Majalah Forbes.

Marina Budiman juga masuk ke peringkat 650, dalam daftar Forbes Real Time Billionaires per 30 Maret 2025.

10 Kebiasaan Orang Sukses yang Bisa Kamu Tiru Mulai Besok

Dikutip dari KompasTekno dalam artikel yang diunggah pada Minggu (30/3/2025), total kekayaan Marina Budiman tercatat mencapai 5,3 miliar dollar AS atau sekitar Rp 87,8 triliun (dengan asumsi kurs Rp 16.571 per dollar AS).

Marina Budiman berada tepat di bawah Otto Toto Sugiri—pendiri dan CEO PT DCI Indonesia Tbk—yang sering dijuluki sebagai “Bill Gates”-nya Indonesia.

Meski tak banyak informasi resmi mengenai profil lengkapnya, Forbes mencatat bahwa Marina Budiman merupakan co-founder sekaligus Presiden Komisaris dari perusahaan pusat data PT DCI Indonesia Tbk (kode saham: DCII).

Perempuan kelahiran 1961 ini merupakan lulusan University of Toronto di bidang ekonomi dan keuangan.

Marina, seperti yang diketahui banyak pebisnis tanah air, merupakan salah satu pendiri sekaligus komisaris utama perusahaan data bernama DCI Indonesia sejak tahun 2011.

2026 Cuma Ngandelin Gaji Suami? Coba 10 Usaha Rumahan Anti Ribet!

Titik penting karier Marina terjadi pada tahun 2011, saat ia, Otto, dan Han Arming Hanafia mendirikan PT DCI Indonesia, perusahaan pusat data yang kini menjadi pionir di kawasan Asia Tenggara.

Bersama Otto Sugiri, Marina juga sempat bekerja sama mendirikan Bank Bali pada tahun 1985 dan bergabung dengan Sigma Cipta Caraka pada tahun 1989.

Marina juga turut berperan dalam mendirikan salah satu penyedia layanan internet pertama di Indonesia pada tahun 1994, yang dikenal dengan nama Indonet.

Dilansir The Independent Singapore dari Bloomberg, Marina Budiman pernah kehilangan separuh kekayaannya pada Maret 2025 akibat saham DCII anjlok. Laporan Bloomberg menyebutkan bahwa harta Marina lenyap hingga Rp57 triliun ketika saham DCI Indonesia anjlok dalam kejatuhan pasar terparah di Indonesia dalam 10 tahun terakhir. (sta)

Tata Cara Mengurus Bayi Meninggal, Ini Penjelasan Islam

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *